Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Pengumuman CPNS: Sambil Tunggu SK, CPNS Baru Diminta Mulai Bekerja - CPNS 2014

Written By Unknown on Senin, 30 Juni 2014 | 22.23

Home » CPNS » Pengumuman CPNS: Sambil Tunggu SK, CPNS Baru Diminta Mulai Bekerja - CPNS 2014
June 30th, 2014 • RelatedFiled Under

Untuk mengatasi kekurangan sumber daya manusia (SDM) di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, Bupati Drs Irwan Nasir MSi meminta agar calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru bisa segera masuk kantor dan bekerja.

''Saya minta Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) agar memanggil CPNS yang baru untuk bisa mulai masuk dan bekerja. Khususnya pada bidang teknis seperti teknik, akuntansi dan bidang teknis lainnya,'' pinta Irwan seperti diberitakan Riau Pos (Grup JPNN) hari ini.

Permintaan bupati tersebut menyusul kurangnya SDM di Kantor Pekerjaan Umum (PU) Kepulauan Meranti. Apalagi saat Dinas PU dalam masa pelelangan kegiatan.

Disebutkan Irwan minimnya PNS di Dinas PU membuat lambannya program-program kegiatan dan pembangunan. Hal ini akan berdampak kepada ruginya daerah dan masyarakat sebagai penikmat dari pembangunan itu sendiri.

''Apalagi CPNS tersebut juga sudah pasti menjadi PNS di Pemkab Meranti. Jadi sudah bisa kita berdayakan untuk membantu operasional pemkab,'' harapnya.

Sebelumnya Kepala Dinas PU Kepulauan Meranti, Anwar Zainal mengaku sangat kesulitan merealisasikan program dan proyek pembangunan dengan keterbatasan SDM di SKPD yang dipimpinnya itu. Sebab sejumlah pegawai di Dinas PU sudah berkurang setelah tersangkut hukum.

''Kami sangat kurang orang setelah sejumlah pegawai masuk bui karena tersangkut persoalan hukum. Sementara kegiatan sangat banyak. Akibatnya kami keteteran,'' ucap Anwar kepada Riau Pos.

Menindaklanjuti hal itu Asisten III Setdakab, Tengku Akhrial didampingi Kepala BKPP, Revirianto mengatakan saat ini proses ferivikasi atas berkas CPNS baru masih dilakukan.

Namun jika sudah selesai dan berkas tersebut sudah diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) maka bisa saja CPNS baru tersebut diminta masuk sambil menunggu SK dibuat dan diteken nantinya.

''Bisa. Meminta masuk CPNS baru bisa dilakukan. Makanya kami akan percepat verifikasi dan segera kirimkan berkas CPNS baru tersebut ke BKN terlebih dulu,'' jelas Tengku Akhrial.

Dapatkan Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS

Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:

Subscribe to RSS headline updates from:
Powered by FeedBurner


22.23 | 0 komentar | Read More

Pengumuman CPNS: PNS Harus Siap Menerima Perubahan Status ASN - CPNS 2014

Written By Unknown on Minggu, 29 Juni 2014 | 22.23

Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh meminta pegawai negeri sipil (PNS) Cia jur harus mulai bersiap menerima perubahan status menjadi aparatur sipil negara (ASN) yang remsi diberlakukan pada 2016. Pasalnya, menurut dia, tidak saja penamanaan yang berubah namun konerja pegawa pemerintah semakin dipacu untuk lebih produktif.

"Masih dua tahun lagi memang, namun semuanya harus mulai bersiap dari sekarang, karena yang produktif dan yang berkualitas dalam menunjukan kinerjanya yang akan lebih dihargai. Jadi, tidak ada lagi kerja jadi pegawai pemerintah itu enak bisa santai. Tolong anggapan seperti itu mulai dihapus, karena jika kinerja bagus maka penghargaan dari negara berupa gaji juga akan bagus," kata Tjetjep kepada "PRLM".

Peningkatan kinerja, kata Tjetjep, akan membawa pada kecepatan menyelesaikan masalah dan ini akan berimbas pada lebih cepatnya pelayanan publik.

"Ini yang saya harapkan. semua standar prosedur sudah ada, jadi tolong semua bisa mulai lebih meningkatkan kinerjanya khususnya untuk bidang-bidang yang berkaitan dengan pelayanan publik," ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan Indpektur Daerah Cianjur, Agus Indra. Menurutnya, perubahan status tidak saja soal penamaan namun adanya sistem penggajian yang akan disesuaikan dengan kinerja.

"Sehingga ini akan lebih memacu pegawai pemerintah untuk lebih baik dalam meningkatan kinerjanya. Jadi pandangan masyarakat mengenai pegawai pemerintah yang tidak ada kerjanya bisa luruh," ujarnya.

Oleh karena itu, kata Agus, dalam waktu dua tahun ini menjadi waktu sosialisasi bagi masyarakat terutama para aparatur pemerintah mengetahui sedari dini dan secara menyeluruh kaitan dengan perubahan status kepegawaian tersebut.

"Bersama instansi terkait lainnya, kita terus sampaikan informasi ini ke setiap OPD di lingkungan Pemkab Cianjur," katanya.

Kebijakan perubahan status tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintahan yang secara terus menerus melakukan perbaikan-perbaikan dan penyempurnaan organisasi serta regulasi dalam usaha mewujudkan pengelolaan aparatur negara yang berkualitas.

"Jadi kami meminta para pegawai pemerintah di lingkungan Pemkab Cianjur ini bersiap untuk lebih memacu kinerjanya. Jadi anggapan dulu yang menyatakan "kerja gak kerja" gaji sama saja akan hilang karena semakin kinerjanya bagus, pengharaag dalam penggajian juga akan bagus, demikian sebaliknya," tuturnya.

Perubahan ini, kata Agus, sebaiknya disikapi oleh pegawai pemerintah di lingkungan Pemkab Cianjur agar mensikapi perubahan status kepegawaiannya ini secara positif dan "menyambut" dengan terus berusaha meningkatkan kualitas dan kompetensi profesinya.

Sementara itu, Dosen Tata Negara dan Hukum Universitas Suryakencana (Unsur) Cianjur, Dedi Mulyadi mengatakan perubahan penamaan dengan segala konsekuesinya adlah upaya pemerintah untuk membangun sistem kinerja pegawai yang patut diapresiasi.

"Ini bisa dikatakan menjadi lompatan besar setelah adanya sistem renumerasi bagi pegawai kementerian. Hal ini menunjukan ada yang salah dalam pengelolaan pegawai pemerintah di masa lalu," ujarnya.

Perubahan tersebut, kata Dedi, harus mulai disikapi para PNS di CIanjur dari sekarang. Jika tidak, mereka akan lebih sulit untuk menyesuaikan diri.

"Mulailah menepis anggapan masyarakat bahwa kerja jadi PNS sama saja makan gaji buta. Bisa mainan game, bisa pulang seenaknya. Anggapan-anggapan inilah yang ingin ditepis dengan penerapan perubahan status ASN," ucapnya.

Dapatkan Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS


22.23 | 0 komentar | Read More

Pengumuman CPNS: Info Daftar Daerah Yang Tidak Membuka Pendaftaran CPNS 2014 - CPNS 2014

Written By Unknown on Sabtu, 28 Juni 2014 | 22.23

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) resmi menutup permohonan kuota CPNS baru. Hasilnya sebanyak 141 pemerintah daerah mulai dari jenjang provinsi, kabupaten, dan kota ditetapkan tidak mendapatkan alokasi CPNS baru.

Rincian 141 instansi pemda yang tidak mendapatkan alokasi CPNS baru itu tersebar dari seluruh penjuru Indonesia. Seluruhnya terdiri dari 6 instansi provinsi, 106 instansi kabupaten, dan 29 instansi kota.

Kepala Biro Hukum, Informasi, dan Komunikasi Publik Kemen PAN-RB Herman Suryatman mengatakan, ke-141 instansi pemda itu tidak mengusulkan kuota CPNS baru 2014 hingga masa permohonan ditutup. "Selain itu juga ada enam instansi pusat yang tidak mengajukan permohonan kuota CPNS baru," tandasnya kemarin.

Ia mengatakan instansi pusat maupun daerah yang tidak mengajukan permohonan kuota CPNS baru, otomatis tidak akan menggelar tes CPNS 2014. Sedangkan instansi-instansi yang mengajukan kuota CPNS baru, saat ini masih dalam tahap analisis di Kemen PAN-RB.

Herman mengatakan hasil analisis itu bisa mengabulkan atau tidak mengabulkan permohonan CPNS baru dari instansi pengusul. Kalaupun nanti dikabulkan, jumlah kuotanya juga belum tentu sama dengan kuota yang dimohonkan. Dia berharap akhir Juni ini, analisis di Kemen PAN-RB sudah beres. Sehingga bisa diketahui dengan pasti, instansi mana saja yang menyelenggarakan tes CPNS komplit dengan kuota dan formasinya.

Dia menjelaskan tidak ada alasan resmi yang masuk ke Kemen PAN-RB kenapa seratus lebih instansi pemda tadi tidak mengusulkan permohonan kuota CPNS baru. Herman hanya mengatakan, perkiraan sementara instansi itu tidak mengusulkan kuota CPNS baru karena komposisi aparaturnya masih cukup.

Herman menjelaskan, instansi tidak bisa menyebutkan membutuhkan CPNS baru padahal aslinya mencukupi. Sebab Kemen PAN-RB meminta instansi melampirkan hasil analisis beban kerja dan kebutuhan pegawai, saat meminta jatah kuota CPNS baru.

Alasan lain instansi tidak meminta kuota CPNS baru adalah, pertimbangan keuangan daerah. Dia mengatakan sudah ada komitmen bahwa instansi dengan anggaran gaji pegawainya lebih dari 50 persen di APBD, tidak boleh mengajukan permohonan kuota CPNS baru. "Anggaran negara harus didominasi untuk pelayanan publik. Tidak boleh dihabiskan untuk gaji PNS," katanya.

Bagi masyarakat di daerah yang tidak menyelenggarakan tes CPNS, jalan satu-satunya untuk menjadi abdi negara adalah melamar di instansi pusat. Alternatif untuk melamar di instansi pemda di luar domisili, masih diatur regulasinya. Herman mengatakan pada prinsipnya semua warga Indonesia berhak mengikuti tes CPNS di instansi pusat maupun daerah manapun. Tetapi dia mengatakan perlu ada regulasi baku untuk mengaturnya.

Tes CPNS tahun 2014 ini membuka formasi sebanyak 65 ribu kursi. Perinciannya adalah 25 ribu kursi untuk instansi pusat dan 40 ribu untuk instansi daerah. Selain itu juga ada lowongan 35 ribu kursi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) alias pegawai kontrak. Rinciannya 10 ribu lowongan pegawai kontrak untuk instansi pusat dan 25 ribu lowongan untuk pemda.

Dapatkan Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS


22.23 | 0 komentar | Read More

Pengumuman CPNS: Guru Honorer jadi CPNS tak Otomatis dapat Tunjangan Profesi - CPNS 2014

Written By Unknown on Jumat, 27 Juni 2014 | 22.23

Dari sekitar 180 ribu guru honorer kategori dua (K2) se-Indonesia yang lulus tes CPNS 2013, dipastikan tidak seluruhnya akan mendapatkan tunjangan profesi yang besarnya satu kali gaji pokok.

Pasalnya, untuk mendapatkan tunjangan profesi, seorang guru harus mendapatkan sertifikasi. Sesuai ketentuan UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen, sertifikat diberikan kepada guru yang memenuhi standar kompetensi, antara lain pendidikannya harus sarjana atau diploma empat (D4).

Sementara, dari 180 ribu honorer yang lulus CPNS, sebagian pendidikannya belum memenuhi persyaratan tersebut.

Menurut Sekjend Presidium Forum Honorer Indonesia (FHI)  Pusat Eko Imam Suryanto, S.Psy, angkanya mencapai sekitar 20 persen hingga 23 persen. Tapi katanya, itu data tahun 2010, saat para honorer itu didata untuk mendaftar sebagai peserta tes.

"Setelah tahun 2010, sudah banyak yang kuliah lagi. Namun tetap saja masih ada yang belum, perkiraan saya sekarang yang pendidikannya belum memenuhi syarat, tak sampai 1 persen," ujar Eko kepada JPNN kemarin (22/6).

Sebelumnya, MenPAN-RB Azwar Abubakar, pada 29 Januari 2014 menyebut 75 persen dari 254.774 guru honorer K2 yang ikut tes hanya berpendidikan SMA-D3. Eko Imam membantah data itu, dengan menyebut angkanya tak sebesar itu, lantaran data yang disebut Azwar adalah data 2010.

Mengenai hal ini, akhir pekan lalu Azwar kembali mengungkapkan keberatannya untuk mengangkat semua guru honorer asli jadi CPNS. Lagi-lagi, masalah rendahnya kompetensi guru dia jadikan alasan.

Eko Imam tak sepenuhnya menampik alasan Azwar. Namun, kata Eko, menteri mestinya juga bijak, dengan melihat realita di lapangan.

Faktanya, kata Eko, banyak sekali daerah terpencil dan perbatasan yang masih kekurangan guru. Di Pulau Alor, NTT, ada satu sekolah hanya diisi dua guru, dimana satunya menjadi kepala sekolah.

Juga banyak guru honorer yang sudah tua, yang sudah puluhan tahun mengabdi, yang mestinya tetap diprioritaskan menjadi CPNS, tanpa menggunakan kriteria kompetensi secara kaku.

"Seperti di Deliserdang, ada yang umurnya sudah 50 tahun. Ibu itu saya dorong agar cepat mengambil S1," terang dia.

Eko juga menyarankan kawan-kawannya yang lain agar segera mengejar syarat kompetensi guru. Hal itu untuk kepentingan siswa yang dididik, juga untuk kepentingan kesejahteraan guru. "Karena kalau sarjana, kepangkatannya kan juga beda, termasuk juga untuk bisa mendapatkan tunjangan profesi," terangnya.

Pasal 11 UU guru dan dosen menyebutkan, sertifikat pendidik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 diberikan kepada guru yang telah memenuhi persyaratan. Persyaratan dimaksud antara lain pendidikanya harus sarjana atau D4 (pasal 9). Sertifikasi juga menjadi syarat untuk mendapatkan tunjangan profesi yang besarnya satu kali gaji pokok.

Dapatkan Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS


22.23 | 0 komentar | Read More

Pengumuman CPNS: Pelaksanaan Simulasi CAT, Stand Job Fair KemenPAN-RB Heboh - CPNS 2014

Written By Unknown on Kamis, 26 Juni 2014 | 22.23

Home » CPNS » Pengumuman CPNS: Pelaksanaan Simulasi CAT, Stand Job Fair KemenPAN-RB Heboh - CPNS 2014
June 27th, 2014 • RelatedFiled Under

Tahun ini ada Job Fair dalam pengenal sistem CAT, diantaranya Stand Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) yang ikut meramaikan job fair dan yang paling heboh di antara stand lainnya.

Adapun Kehebohan ini terlihat dari berdasarkan tingginya minat pencari kerja untuk mencari informasi tentang formasi CPNS yang akan dibuka tahun ini.
Stand KemenPAN-RB yang didesain apik ini, semakin menarik perhatian para pencari kerja karena menyodorkan simulasi computer assisted test (CAT).

12 laptop yang disiapkan untuk simulasi CAT tidak pernah kosong. Setiap 12 pencari kerja mencoba CAT-nya, sudah puluhan orang yang antri di belakang.

Ghina, lulusan salah perguruan tinggi negeri di Jakarta mengaku, ingin mencoba simulasi CAT untuk persiapan tes CPNS Agustus mendatang. Dia mengaku tertarik menjadi CPNS karena tingkat kesejahteraan pegawai sudah meningkat.

"Saya mau coba-coba saja, siapa tahu lulus nanti," kata Ghina, usai mencoba simulasi CAT di Hall Senayan City, Jakarta.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi Informasi Publik (KIP) KemenPAN-RB) Herman Suryatman mengaku, tidak menyangka akan seheboh ini job fair CPNS. "Ternyata peminat CPNS itu banyak sekali. Dari pagi stand tidak pernah sepi selalu ramai," ujarnya.

Dalam job fair, KemenPAN-RB memberikan informasi formasi apa saja yang dibuka tahun ini.

Setiap pengunjung juga diberikan brosur berisi informasi tentang CAT, materi tes CPNS, dan formasi.

Dapatkan Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS

Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:

Subscribe to RSS headline updates from:
Powered by FeedBurner


22.23 | 0 komentar | Read More

Pengumuman CPNS: Lowongan CPNS Kemenkeu 2014 Terbanyak Untuk Pajak dan Bea Cukai - CPNS 2014

Written By Unknown on Rabu, 25 Juni 2014 | 22.23

Home » CPNS » Pengumuman CPNS: Lowongan CPNS Kemenkeu 2014 Terbanyak Untuk Pajak dan Bea Cukai - CPNS 2014
June 26th, 2014 • RelatedFiled Under

Bagi Anda yang berkeinginan mendaftar CPNS di Kementerian Keuangan persiapkan diri sejak sekarang. Kabar yang kami dapatkan, Kemenkeu merupakan kementerian yang mendapat alokasi Lowongan CPNS paling banyak. Kebanyakan nantinya akan dipekerjakan di bidang CPNS Pajak dan Bea Cukai. Sebelumnya perlu diketahui bahwa jadwal pendaftaran penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 mundur yang sebelumnya direncanakan bulan Juni menjadi minggu ke-3 dan ke-4 Juli 2014.

Rencananya akan dibuka 100.000 lowongan, yang meliputi 60.000 lowongan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 40.000 lowongan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Khusus untuk lowongan 60.000 PNS, paling besar porsinya yang dibuka untuk mengisi Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Alasannya karena ada kebutuhan penambahan yang besar untuk pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

"Kemenkeu masih yang paling besar, mungkin sekitar 5000 lah," ungkap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Azwar Abubakar di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jakarta, Jumat (20/6)

Untuk kementerian lainnya yang mendapatkan kuota yang besar adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Dengan kebutuhan penerimaan dosen dan guru. "Kemendikbud kan juga buat kebutuhan dosen-dosen," sebutnya.

Selain itu, kementerian yang cukup banyak membuka lowongan yaitu Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum dan HAM) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Kementerian Agama, Kemenkum dan HAM juga banyak. Ya mereka di atas 1000-lah, BPN juga," pungkasnya.

Dapatkan Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS

Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:

Subscribe to RSS headline updates from:
Powered by FeedBurner


22.23 | 0 komentar | Read More

Pengumuman CPNS: Soal Belum Diumumkannya Hasil Seleksi CPNS Madina - CPNS 2014

Written By Unknown on Selasa, 24 Juni 2014 | 22.23

Dalam menangani tuntutan para CPNS agar segera diumumkannya hasil seleksi CPNS 2013, Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution diminta jangan hanya kebanyakan sandiwara. Sebab, permasalahan CPNS masih bagian kecil dari permasalahan yang ada di Madina.

Demikian disampaikan Ketua Ikatan Mahasiswa Muslim Madina (IM3) Zainal Arifin kepada METRO menanggapi seputar perjalanan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hingga kurang lebih setengah tahun belum juga diumumkan hasilnya. Menurutnya, Plt Bupati tidak serius menyikapi berbagai permasalahan itu dan hanya memberikan janji-janji yang dirangkai dengan kalimat manis dan tangisan dari mimik seorang Dahlan Hasan.

"Permasalahan CPNS kan masih bagian kecil dari banyaknya permasalahan di Madina yang tak bisa diselesaikan seorang Dahlan Hasan Nasution. Mengenai CPNS ini, kami harap pak Plt Bupati jangan hanya bersandiwara terhadap rakyat. Jangan banyak alasan mengenai pengumuman, yang pemenangnya orang luar daerahlah, permasalahan suku dan ras lah. Itu bukan alasan yang tepat dibandingkan keinginan ribuan masyarakat yang menunggu pengumuman CPNS itu," ungkap Zainal Arifin di Panyabungan, Rabu (11/6) usai memberikan materi Diklat Kepemimpinan di SMPN 2 Panyabungan.

Hal ini disampaikan Zainal setelah mengetahui informasi dari media berupa pernyataan Karo Hukum dan Komunikasi Inpormasi Publik (KIP) Kementerian PAN-RB, Herman Suryatman yang mengatakan bahwa kewenangan pengumuman ada sama Bupati Madina bukan di Kemenpan RB.

"Pernyataan inikan bertolak belakang dari apa yang disampaikan Plt Bupati sama pelamar hari Senin kemarin, katanya yang bertanggungjawab adalah Kementerian, lalu dibantah oleh Kementrian.

Dan jika apa yang disampaikan Kemenpan RB itu benar bahwa wewenang pengumuman dan penetapan CPNS itu adalah wewenang Bupati, kita sangat menyayangkan sikap dan statemen Plt Bupati Dahlan Hasan Nasution, apalagi permasalahan ini sudah ada setengah tahun lamanya pak Bupati tidak pernah menemui Menpan RB, padahal sudah pernah mengatakan akan menemui Mentri di Jakarta untuk menuntaskan permasalahan CPNS. Ini kan merupakan kalimat yang kontraversi.

Untuk itulah kami meminta Plt Bupati jangan bersandirawa terhadap semua permasalahan yang ada di daerah kita ini, karena masyarakat tidak butuh sandiwara, janji-janji manis apalagi tangisan," ujarnya.

Mengenai pernyataan Kemen PAN-RB mengenai permasalahan CPNS Madina berada pada keinginan Plt Bupati Madina untuk mengakomodir warga Madina lulus sebanyak-banyaknya, hal ini menurut Zainal bukan alasan yang tepat. Karena sejak awal adanya pengumuman penerimaan CPNS di Pemkab Madina tidak ada disebutkan pelamar harus yang berdomisili di Madina ditunjukkan dengan Kartu Tanda Penduduk, dan syarat pada pengumuman adalah terbuka bagi semua Warga Negara Indonesia.

"Itu tidak alasan, kalau memang Bupati ingin mengakomodir putra asli daerah yang lulus, mestinya dalam syarat pengumuman penerimaan disebutkan yang mendaftar hanya untuk putra daerah. Jadi kenapa sekarang dipermasalahkan. Dan sesuai analisa kami, yang lulus passing grade bukanlah kebanyakan pelamar dari luar daerah, begitu juga jika dikaitkan dengan alasan Bupati masalah etnis.

Dan kita sangat sepakat jika yang lulus itu adalah orang yang benar-benar memiliki kemampuan, bukan orang yang sama sekali tidak mampu, tetapi diluluskan. Inilah salah satu bentuk kecurangan itu. Dan kita sangat sepakat dengan keterangan Kemen PAN-RB bahwa yang lulus itu berdasarkan hasil murni dari Tes Kompetensi Dasar. Maunya pak Bupati membuat Tes Kompetensi Bidang supaya pelamar putra asli daerah bisa diakomodir," tambahnya.

Dapatkan Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS


22.23 | 0 komentar | Read More

Pengumuman CPNS: Pemkot Belum Usulkan Formasi CPNS 2014 - CPNS 2014

Written By Unknown on Senin, 23 Juni 2014 | 22.23

Pada tahun 2014 ini, pemerintah pusat akan membuka penerimaan pegawai, dengan jumlah formasi 60 ribu CPNS dan 40 ribu pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Pemda pun sudah bisa mengusulkan formasi.

Namun, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Kupang, Daud B. Djira, melalui telepon selularnya mengatakan, pihaknya hingga saat ini belum mengusulkan formasi CPNS Kota Kupang ke KemenPAN-RB. "Kita belum usulkan formasi penerimaan CPNS ke Kementerian," paparnya.

Saat ini pihaknya masih fokus untuk menyelesaikan entry dokumen honorer Kategori dua (K2) yang lulus CPNS, untuk diusulkan pemberkasan NIP-nya.

"Kita masih fokus pada honorer K2. Kalau sudah beres baru kita lihat soal penerimaan CPNS tahun 2014," paparnya.

Menyoal apakah telah ada pemberitahuan dari KemenPAN-RB, terkait pemerimaan itu, lagi-lagi Kepala BKD itu menyebutkan, pihaknya hingga kini belum menerima informasi resmi dan kementerian tersebut, soal penerimaan CPNS.

Pihaknya baru membaca dari media, sementara surat maupun informasi resmi belum diterima BKD Kota Kupang. "Kita baca di media bilang begitu, tapi kita belum terima surat dan petunjuk resmi lainnya," paparnya.

Dapatkan Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS

Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:

Subscribe to RSS headline updates from:
Powered by FeedBurner


22.23 | 0 komentar | Read More

Pengumuman CPNS: Pemda Prioritaskan CPNS 2014 untuk Dokter PTT - CPNS 2014

Written By Unknown on Minggu, 22 Juni 2014 | 22.23

Formasi dokter tetap menjadi prioritas CPNS untuk pemerintah daerah. Pasalnya, jabatan dokter masih sangat kurang di daerah khususnya wilayah terpencil, terluar, perbatasan, dan pemekaran.

Selain formasi dokter, prioritas lainnya meliputi pelamar umum dengan prioritas jabatan di lingkungan dinas yang menunjang program pelaksanaan pembangunan sesuai potensi dan karakteristik daerahnya masing-masing.

"Kita akan menerima pelamar khusus dengan prioritas jabatan dokter PTT. Mereka akan ditempatkan di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan dan kurang diminati," kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi Informasi Publik (KIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Herman Suryatman di Jakarta.

Sedangkan prioritas rekrutmen CPNS untuk instansi pusat, adalah jabatan fungsional tertentu (jabatan fungsional) yang menjadi jabatan utama di instansinya, dan jabatan fungsional lain sebagai penunjang jabatan utama. Selain itu, juga diprioritaskan untuk jabatan fungsional umum (pelaksana yang melaksanakan tugas teknis).

Tahun ini, lanjut Herman, terdapat 482 instansi pemerintah yang mendapat formasi, dan akan membuka lowongan CPNS. Disebutkan, untuk instansi pusat terdiri dari 31 kementerian dan 40 lembaga. Sedangkan  pemerintah daerah terdiri dari 28 pemerintah provinsi dan 383 pemerintah kabupaten/kota.

"Pendaftaran CPNS secara online dan terintegrasi (sistem single entry) akan dilakukan pada Juli, dan tes kompetensi dasar (TKD) dilaksanakan mulai Agustus 2014. Satu pelamar dapat memilih tiga jabatan dalam satu instansi," ujarnya.  

Ditambahkan Jerman, saat pendaftaran tidak perlu menyertakan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat Keterangan Berbadan Sehat, dan Kartu Kuning dari Dinas Tenaga Kerja.

Seperti tahun lalu, materi TKD terdiri dari tiga kelompok soal. Kelompok pertama adalah wawasan kebangsaan, yang meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. Sedangkan kelompok kedua adalah karakteristk pribadi, yakni integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan dan lainnya.

Adapun kelompok soal ketiga adalah intelegensia umum, yang meliputi  kemampuan verbal, kemampuan numerik, kemampuan berpikir logis, kemampuan berpikir analitis.

Dapatkan Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS


22.23 | 0 komentar | Read More

Pengumuman CPNS: Sistem Seleksi CPNS 2014 Dipermudah - CPNS 2014

Written By Unknown on Sabtu, 21 Juni 2014 | 22.23

Pengadaan tes CPNS tahun 2014 telah dipermudah oleh pemerintah dari segala aspek. Pengadaan yang dimaksud termasuk dari segala tahapan yang harus dilakukan oleh pelamar umum untuk bisa mendaftar dan menjadi pegawai pemerintah, ataupun pemerintah dan pihak yang akan mengusulkan serta memberikan data para pelamar umum kepada pemerintah pusat. Hal pertama yang dipermudah oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi adalah pengajuan formasi yang dilakukan oleh setiap pemerintah daerah tidak harus bingung dan megeluarkan tenaga yan besar, karena usulan formasi bisa dilakukan secara online yaitu dengan adanya e-formasi. Yaitu dimana setiap pemda hanya perlu memberikan data dan usulan formasi untuk lembaga/instansi terkait dengan sistem elektronik. Ditanya apakah memberikan dampak yang positif? Tentu saja, karena selain bisa mengefektifkan waktu, pemerintah bisa mengurangi anggaran untuk perjalanan dinas dan tidak perlu sulit untuk bolak balik Jakarta memberikan usulan formasi.

Setelah formasi yang bisa disulkan secara online, pendaftaran CPNS untuk tahun ini dilakukan secara online. Pelamar tidak perlu pergi ke kantor pos untuk mengirimkan data dan dokumen yang diperlukan untuk proses seleksi administrasi. Perkembangan teknologi semakin canggih dan bisa memberikan manfaat yang besar. Apalagi syarat administrasi tidak serumit tahun-tahun sebelumnya. Tes CPNS 2014 tidak perlu melampirkan Surat Ketenagakerjaan dari Depnaker, Surat Sehat dari dokter atau SKCK dari kepolisian. Semakin mudah saja bukan? Tidak usah mengeluarkan uang untuk membuat surat pendukung seperti diatas, yang menurut sebagian orang hanya menghabiskan tenaga, waktu dan uang dan belum tentu bisa lulus tes CPNS.

Kemudahan lain yang diberikan oleh pemerintah adalah saat melakukan Tes Kompetensi Dasar. Jika pada tahun sebelumnya masih menggunakan sistem LJK, tahun ini dirubah yaitu dengan menggunakan sistem computer yang dinamakan Computer Assisted Test (CAT) CPNS. Dengan menggunakan sistem seperti ini, pelamar bisa langsung mendapatkan hasil secara langsung dan tidak membutuhkan waktuu yang lama. Selain itu, CAT CPNS bersifat transparan dan objektif sehingga pelamar yang memiliki kemampuan dan pengetahuan sesuai yang bisa menempati jabatan Aparatur Sipil Negara tersebut.

Teknologi yang canggih bisa bermanfaat dan menghasilkan sesuatu besar juga tergantung pada individu yang mengelola teknologi tesebut. Namun dengan adanya sistem seperti itu, rekrutmen bisa dilakukan dengan baik dan jujur tanpa ada bantuan dari pihak di belakang layar. Semuanya murni karena pengetahuan dan potensi yang dimiliki setiap calon pelamar. Pemerintah juga harus bisa memberikan usulan yang sesuai kepada pemerintah pusat dengan memerhatikan kebutuhan, anggaran, jumlah riil pegawai dan jumlah pegawai yang akan pensiun.

Dapatkan Soal CPNS 2014, klik ini Soal CPNS

Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:

Subscribe to RSS headline updates from:
Powered by FeedBurner


22.23 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger